33 Calon Paskibraka Blora 2026 Jalani Karantina dan Persiapan Upacara Kemerdekaan

BLORA.RILISJATENG.COM – Sebanyak 33 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Blora tahun 2026 resmi mulai menjalani pemusatan pelatihan dan karantina. Agenda ini dibuka secara resmi di Hotel Mustika Blora pada Senin (3/8/2026).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Blora, Sujianto, SE., MM., mengungkapkan bahwa seluruh peserta yang terpilih telah melalui proses seleksi yang sangat ketat.

Berita Lainnya

Tahapan dimulai dari seleksi administrasi melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka. Selanjutnya, para peserta wajib melewati serangkaian tes. Mulai dari tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum (TIU), seleksi kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), seleksi kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.

“Hingga akhirnya terpilih sejumlah 33 orang calon Paskibraka Blora tahun 2026, dengan rincian 20 putra dan 13 putri,” jelas Sujianto.

Mewakili Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Blora, Agus Puji Mulyono, S.Sos., M.Si., membuka langsung acara pemusatan pelatihan tersebut.

Turut hadir mendampingi dalam acara ini, perwakilan jajaran Forkopimda Kabupaten Blora.

Dalam sambutannya, Agus Puji Mulyono mengucapkan selamat kepada para pelajar SMA/SMK/sederajat yang berhasil lolos.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya ucapkan selamat kepada adik-adik yang terpilih menjadi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Blora Tahun 2026,” ungkapnya.

Menurut Agus, terpilih menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar bagi diri sendiri, sekolah, maupun orang tua.

“Dari sekian banyak rekan yang ingin bergabung, terpilihnya adik-adik menunjukkan bahwa kalian dinilai memiliki kemampuan mumpuni dan memenuhi syarat yang ditentukan,” tambahnya.

Ia menegaskan, pemusatan pendidikan dan pelatihan ini bertujuan membentuk sikap disiplin, menjunjung nilai kebangsaan, serta memupuk rasa cinta tanah air.

Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakteristik jiwa Pancasila dan UUD 1945, serta mematangkan kemampuan teknis kepaskibrakaan.

“Proses ini juga bertujuan memantapkan ketahanan fisik maupun kesiapan mental. Hal ini demi suksesnya misi penting, yaitu pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan HUT RI,” paparnya.

Agus juga berpesan kepada panitia agar mempersiapkan para peserta dengan matang, termasuk mengantisipasi segala faktor yang berpotensi mengganggu jalannya persiapan.

Kepada para peserta, ia meminta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, mematuhi arahan pelatih, menjaga kondisi fisik, serta menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan daerah.

Seluruh elemen diharapkan siap menyukseskan upacara HUT Ke-81 RI Tahun 2026 di tingkat Kabupaten Blora.

Usai pembukaan, para peserta tampak antusias mengikuti latihan di Alun-Alun Blora. Latihan fisik dan formasi ini dipandu langsung oleh instruktur profesional dari unsur TNI dan Polri.

Pos terkait